Cara Mengurus surat nikah sendiri bersama pasangan

Mengurus surat nikah memang agak merepotkan tapi agar anda mendapatkan legalitas atas pernikahan anda secara negara, Anda harus melakukannya walau bisa di urus oleh orang kepercayaan atau keluarga terdekat,

Bila anda ingin mengurusnya sendiri maka yang perlu di persiapkan adalah sebagai berikut


1. Menentukan di mana anda akan melangsungkan Pernikahan


Sebelum mengurus surat nikah, tetapkan dimana Anda akan melangsungkan akad nikad. Lokasi akad nikah ini nantinya akan berpengaruh dalam pengurusan surat nikah. Jika akad nikah akan digelar di area domisili calon pengantin wanita (CPW) maka nanti calon pengantin pria perlu mengurus surat numpang nikah. Jika akad nikah digelar bukan di area domisili CPW maupun calon pengantin pria (CPP) maka dua-duanya perlu mengurus surat numpang nikah.

2. Syarat Mengurus Surat Nikah

Menurut keterangan di situs resmi KUA, surat nikah wajib diurus selambat-lambatnya 10 hari sebelum berlangsungnya akad nikah. Jika pernikahan Anda sudah disiapkan dari jauh-jauh hari, tak ada salahnya mulai mengurus dari 1-2 bulan sebelum pernikahan. Hal ini agar Anda bisa mendapat penghulu yang sesuai dengan jam akad nikah yang Anda inginkan. Apalagi jika Anda menikah di waktu yang ramai, ada kemungkinan jadwal para penghulu sudah mulai padat terisi.
Surat-surat yang Perlu Disiapkan

  •     Foto Copy KTP, siapkan sekitar 4 lembar untuk masing-masing pengantin
  •     Foto Copy Kartu Keluarga, siapkan sekitar 4 lembar untuk masing-masing pengantin
  •     Pas Photo Calon kedua Pengantin, berukuran 23 masing-masing 4 lembar & 34 masing-masing sekitar 4 lembar.

3. Jika menikah beda pulau, siapkan paling tidak 10 lembar


Bagi yang berstatus duda/janda, lampirkan surat Talak/Akta Cerai dari Pengadilan Agama/Negeri
Surat dispensasi dari Pengadilan Agama khusus untuk calon pengantin yang berusia kurang dari 19 tahun (laki-laki), kurang dari 16 tahun (perempuan), atau laki-laki yang akan berpoligami
Bagi anggota TNI/POLRI dan Sipil TNI/POLRI harus ada Izin Kawin dari Pejabat Atasan/Komandan

Ijazah terakhir (ada beberapa KUA yang mensyaratkan, tergantung masing-masing KUA)
Materai sekitar 6 lembar
Proses Pengurusan Surat Nikah

4. Mengurus Surat Nikah Ke Rt/Rw dan Kelurahan


Menuju RT dan RW setempat untuk mengurus surat pengantar (dokumen: fotokopi KTP 2 lembar)
Setelah mendapat surat pengantar, CPW dan CPP mengurus surat N1, N2, dan N4, dan surat keterangan belum menikah ke kelurahan tempat tinggal masing-masing (dokumen: pasfoto 34 = 2 lembar, fotokopi KTP CPW & CPP 2 lembar, fotokopi KK CPP & CPW 2 lembar, surat pengantar RT/RW). Untuk dokumentasi sebaiknya fotokopi surat N1, N2, N4, dan surat keterangan belum menikah.

5. Mengurus Surat Nikah Ke KUA

Ajak pasangan ke KUA dengan membawa Surat N1, N2 dan N4 kemudian dibawa ke KUA kecamatan masing-masing CPP dan CPW untuk mengurus surat rekomendasi nikah. Jika CPP atau CPW tidak melangsungkan pernikahan di KUA domisili maka perlu mengurus surat numpang nikah.
Jika perlu mengurus surat numpang nikah, maka surat rekomendasi dari KUA masing-masing CPP dan CPW setempat dibawa ke KUA kecamatan tempat Anda menikah. Di situ Anda akan melakukan pendaftaran pernikahan, diberi tahu ketersediaan penghulu yang akan menikahkan, serta diberi pembekalan tentang pernikahan. (dokumen: surat rekomendasi nikah dari KUA domisili, pasfoto 23 = 4 lembar, dan surat-surat lain dari KUA setempat).
Setelah bertemu dengan penghulu yang akan menikahkan Anda, jangan lupa meminta nomor telepon dan alamat rumah penghulu tersebut untuk penjemputan. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi agar pernikahan Anda berjalan lancar.

6. Biaya Administrasi surat nikah


Total pengurusan biaya surat nikah dari keluarahan sampai KUA sekitar kurang lebih Rp. 200 ribu di luar biaya penghulu. Untuk biaya penghulu biasanya disampaikan langsung oleh penghulu masing-masing. Jumlah tersebut sebaiknya dibayar separuhnya sebelum nikah lalu dibayar sisanya usai akad nikahnya. Biaya penghulu ini jumlahnya bervariasi mulai dari Rp 200 ribu sampai Rp 1,5 juta.
Sekitar satu minggu atau 3 hari sebelum waktu akad nikah, tak ada salahnya menghubungi penghulu untuk mengingatkan.

7. Simpan Dokumen Syarat Nikah ini


Setelah proses mengurus surat menyurat selesai, simpan rapih dokumentasi surat tersebut. Anda sebagai pengantin mungkin tak sempat mengurusnya. maka serahkan kepada salah satu anggota keluarga atau teman dekat untuk berhubungan dengan penghulu di hari H.

Rangkuman

  1. Mengurus Surat Numpang Nikah Oleh Pihak (Laki-laki)
  2. Mengurus Surat Pengantar RT RW Oleh Pihak (Perempuan)
  3. Mengurus Surat N1, N2, N4 ke Kelurahan Oleh Pihak (Perempuan)
  4. Setelah Berkas Lengkap, Datang Ke KUA
  5. Membayar Biaya Administrasi
  6. Tahap Akhir Pengurusan dengan Penghulu
  7. Menanti Hari H Pernikahan

Kurang lebih, demikian proses mengurus surat nikah secara umum. Di beberapa tempat mungkin ada beberapa aturan yang berbeda sedikit.  semoga bermanfaat.



Komentar