10 Tips Foto Pernikahan

204
kartu undangan online, inspirasi wedding
Selamat siang, berikut 10 tips foto pernikahan dari Lummy

1. Shot List

Berdiskusilah dengan calon pengantin, gambar apa yang ingin mereka abadikan, gambar apa saja yang mereka ingin Anda untuk memotretnya, lalu buatlah shot list, daftar singkat apa saja yang harus Anda foto. Hal ini sangat membantu dalam memotret keluarga mempelai.

Cari tahu apa yang mereka ingin capai, berapa banyak jepretan yang mereka inginkan, dan apa hal-hal penting yang harus Anda dan kedua mempelai sepakati bersama. Jika Anda mengenakan biaya atas jasa Anda untuk acara tersebut, pastikan Anda memiliki kesepakatan harga di depan. Ingatlah untuk memotret hal – hal kecil, hal – hal detil seperti detil busana pengantin, sepatu, bunga, pengaturan meja, menu sajian pernikahan, dan lain – lain.

2. Koordinator foto keluarga

Foto keluarga bisa menjadi bagian dari foto pernikahan yang menegangkan. Orang-orang akan di mana-mana, Anda tidak menyadari dinamika keluarga yang berbeda pada saat acara, orang berada dalam ‘semangat kemeriahan’, semua minta difoto!

Mintalah dari kedua mempelai untuk mencalonkan anggota keluarga untuk menjadi koordinator foto keluarga. Ini penting, karena mereka bisa mengumpulkan semua orang, memanggil satu persatu keluarga yang akan difoto dan serta memudahkan Anda melakukan pekerjaan Anda.

3. Tinjau Lokasi

Kunjungi lokasi pernikahan yang akan Anda potret sebelum hari H. Ini benar-benar membantu untuk tahu bagaimana pergerakan kamera, memiliki beberapa ide komposisi gambar dan mengetahui bagaimana cahaya bisa ikut bermain.

Flash or no Flash ? Anda akan menemukan bahwa di banyak gereja, masjid atau gedung pernikahan, bahwa cahaya minim. Jika Anda diijinkan untuk menggunakan flash, pikirkan apakah teknik bouncing bisa dilakukan atau apakah Anda harus menggunakan diffuser flash untuk memperhalus cahaya. Jika Anda tidak dapat menggunakan flash Anda harus menggunakan lensa cepat di bukaan terbesar dan atau high ISO. Lensa dengan anti getar sangat membantu.

Jika Anda memotret di ruangan terbuka, gunakan fill in light, terutama ketika memotret dengan kondisi backlight yang kuat.

4. Persiapan Adalah Kunci kesuksesan

Tak ada yang bisa menjamin pekerjaan Anda berlangsung mulus. Cuaca yang buruk, tempat yang kurang menunjang, kamera mogok, flash jatuh hingga pecah, banyak hal yang bisa mengganggu pekerjaan Anda. Memiliki rencana cadangan sangat penting, isi baterai kamera Anda hingga penuh setiap akan memotret, kosongkan memory sebelum memotret, berpikir tentang rute dan waktu untuk sampai ke tempat dan mendapatkan jadwal acara sehingga Anda tahu apa yang terjadi selanjutnya.

Bunyi shutter selama acara seringkali mengganggu kekhidmatan acara. Matikan suara sebelum Anda mulai memotret. Persiapkan diri Anda sebaik – baiknya

5. Gunakan Dua Kamera

Sebuah kamera tambahan untuk hari H dengan lensa yang berbeda sangat membantu pemotretan. Satu lensa sudut lebar untuk keseluruhan acara dan satu lensa tele untuk mendapatkan detil dan candid shot.

Pertimbangkan pula pilihan bekerja dengan fotografer kedua. Memiliki fotografer kedua adalah  strategi yang bagus. Ini berarti Anda bisa konsenterasi melakukan pemotretan dengan tenang, memungkinkan bagi seseorang untuk menangkap keseluruhan gambar formal dan yang lain untuk mendapatkan gambar detil dan candid.

6. ‘Kendel’ Tetapi Tidak Menonjol

Kadang-kadang Anda harus berani untuk menangkap momen sejenak. Namun waktu adalah segalanya dan berpikir ke depan untuk mendapatkan posisi yang tepat adalah  kunci penting agar tidak mengganggu acara tersebut. Ketika Anda bergerak, sesuaikan dengan pergantian agenda kegiatan. Selama tembakan formal yang berani, tahu apa yang Anda inginkan, bisa mengatur timing dan meminta pasangan dan partai untuk mengikuti kendali Anda, Anda bisa menjaga kekhidmatan acara sekaligus mendapat jepretan yang memuaskan.

7. Jepret Dengan RAW

Anda mungkin tidak memiliki waktu untuk pemotretan denganRAW (karena pemrosesan tambahan) atau mungkin kapasitas file yang terlalu besar tapi RAW dapat sangat berguna bagi Anda karena memberikan fleksibilitas sehingga lebih banyak untuk memanipulasi gambar setelah diambil. Pernikahan dapat menyajikan fotografer dengan pencahayaan yang rumit yang mengakibatkan kebutuhan untuk memanipulasi exposure dan white balance Pikirkan kembali hasil yang akan Anda berikan kepada klien.

8. Jangan Buang Kesalahan Jepret Anda

Godaan digital adalah Anda bisa melihat hasil dan menghapusnya secara instan. Perlu diingat bahwa gambar dapat dipotong atau dimanipulasi untuk kemudian memberikan sentuhan seni untuk album akhir.

9. Ubah Angle Anda

Be kreatif ! Sementara sebagian besar gambar dalam album memiliki formal pose, Anda bisa sedikit berkreasi dengan mengambil gambar dari sudut unik, low angle, sudut lebar atau  framing, dll

10. Expect the Unexpected

Pernikahan adalah perayaan, selalu penuh dengan kegembiraan. Namun, interaksi awal antara fotografer dengan mempelai, keluarga, bahkan tamu seringkali alot. Banyak hal bisa berjalan salah, tapi bagian terburuk ternyata malah bisa menjadi bagian terbaik dari hari pernikahan. Cara terbaik untuk mencairkan suasana dan mendapat ekspresi yang bagus adalah tersenyum.

Maka jadilah fotografer yang menyenangkan.  Semakin Anda menyenangkan sebagai fotografer, Anda jadi lebih rileks, dan tenang dalam memotret. Anda bisa menangkap mood dan ekspresi kegembiraan yang natural. Saat-saat sedikit panik ketika hal buruk terjadi malah bisa menjadi saat-saat yang benar-benar membuat kesan kuat dan memberikan mempelai wanita dan mempelai pria kenangan.

Sumber : http://duniakami.net/